Selasa, 02 November 2021

Rumah ternyaman - A. Maira

Video : pinterest


Ketika matahari mulai menampakkan wajahnya, aku hanya tersenyum.

Menikmati indahnya hari yang cerah.

Kucoba menyusuri jalan yang ramai oleh lalu-lalang kendaraan.

Ku langkahkan kakiku, sembari bersenandung.

Terlihat seorang pria sedang berdiri di ujung jalan dengan memegang sepedanya.

Dia nampak kebingungan, menengok ke kiri dan kanan.

Aku bahkan mengikuti arah pandangannya, namun nihil.

Aku tak melihat hal spesial di sana.

Terkadang aku berharap ada seseorang yang mencari ku.

Bukan mencari karena aku hilang, namun mencari ku karena Ia merindukanku.

Mustahil, andai pria itu mencari ku.

Mungkin aku akan segera berlari menghampirinya.

Namun nyatanya saat dia menghadap ke arahku, ia justru segera memalingkan wajahnya.

Ya, dia seseorang yang ku kenal.

Ternyata itu adalah dia yang selama ini selalu ku rindu.

Namun sayang rinduku seakan tak pernah terbalas.

Dia pergi kembali menyusuri jalan dengan sepedanya.

Dan aku? Aku bergegas pergi dan berusaha mencari hal spesial yang patut untuk di cari.

Bukan lagi tentang dia, bukan lagi tentang rindu.

Tapi, tentang hati yang butuh tempat untuk kembali.

Menyusuri jalan sembari mencari rumah ternyaman untuk menetap.

Semoga rumah ternyaman itu segera kutemukan.

Semoga aku segera bisa kembali, tak lagi berjalan sendiri.

-A. Maira

Kamis, 21 Oktober 2021

Berdamai Dengan Diri

Pict; Pinterest

Meminta maaf adalah adat yang baik dalam kehidupan kita.

Pada umumnya manusia sulit mengucapkan kata maaf atau Terima kasih.

Terlalu mudha mengatakan maaf juga salah, ketika kamu meminta maaf kemudian malah membuat dirimu sendiri sakit..

Kenapa? Kenapa harus demikian?

Sesekali cobalah mengerti keadaan mu sendiri, jangan terlalu memperhatikan kebahagiaan orang.

Jangan terlalu menyalahkan diri hanya demi membuat mereka merasa mereka tak bersalah..

.

.

Bisakah sesekali kau berterimakasih pada siri sendiri?

Cobalah untuk berterimakasih, dan jangan selalu menyalahkan dirimu...

Tak seharusnya kau begitu..

Jangan egois pada diri sendiri..

Sebelum mengerti orang lain cobalah untuk mengerti dirimu sendiri.

Untuk apa menanggung sakit, berpura-pura tersenyum...

Mereka tak akan bisa mengerti dan memahami ketika dirimu sendiri tak bisa memahami perasaanmu.

.

.

Jika ingin mereka menyayangimu, menerimamu dan menghargaimu.

Maka cobalah untuk menyayangi diri sendiri,

Menerima dan mencintai dirimu sendiri,

Kemudian menghargai dirimu sendiri.

Kau kuat, tapi bukan berarti harus menahan semua sakit sendiri.

Tuangkan semua keluhanmu perlahan kau akan tenang.

Tak harus kau tumpahkan semua dalam satu kali cukup berkala dan kau akan menemukan dirimu..

.

.

Mari berdamai.

Berdamai dengan keadaan.

Berdamai dengan alam.

Dan berdamai dengan dirimu sendiri.

Mulailah untuk berdamai, pada akhirnya kau akan temukan kebahagiaan...

See you...

.

.

"Jadilah kenangan indah ketika diri telah lupa pada masa ini"


Rabu, 20 Oktober 2021

Sahabat

 



Tentang rasa dan rahasia..

Mereka orang-orang istimewa, awalnya mereka hanya sebuah rahasia yang akhirnya hadir dalam hirup ini.

Tuhan menghadirkan mereka sebagai sosok yang istimewa.

Setiap orang punya kelemahan dan kelebihannya.

Tak ada yang tau kapan kita akan benar-benar dekat, kapan kita akan benar-benar kembali asing.

Yang jelas kisah kita telah tertulis.

Terimakasih untuk semua rasa bahagia dan sedih yang hadir dengan adanya kalian.

Semua orang bisa jadi teman, jadi sahabat jadi keluarga.

Tapi tak semua orang bisa memberi rasa nyaman.

.

.



Mereka bisa bebas berpendapat, kamu berubah, kamu sekarang gak kayak dulu.

Ya kenapa tidak, kita tak harus jadi yang dulu. Cukup jadi diri sendiri..

Kita yang dulu dan kita yang sekarang jelas berbeda...

Apalagi jika kita telah melalui banyak hal dengan orang yang berbeda-beda.

.

See you on top gaisss...

Satu persatu akan pergi, satu persatu akan jadi milik orang lain..

Tapi jangan lupa akan persahabatan ini ya...


Jumat, 15 Oktober 2021

Motivasi diri

🔥🔥

Hidup bukan hanya tentang tuntutan.
Hidup bukan hanya tentang kebahagiaan.
Hidup itu penuh dengan teka-teki, contohnya besok apa yang terjadi?
Banyak yang kita tak tahu, banyak yang kita perlu pelajari lagi.
Menyerah bukan satu-satunya jalan untuk mengakhiri sebuah masalah...
Kadang kita perlu lebih keras pada diri sendiri, agar tidak tertinggal.
.
.
Seperti halnya senja, masalah juga pasti berlalu dan berganti dengan kebahagiaan.
Jangan terlalu terpuruk dalam masalah.
Istirahat dulu, nanti lanjutkan lagi perjuangannya..
Sekeras-kerasnya kita sama diri sendiri tetep aja istirahat itu penting.
.
.
Lelah ya? Yuk tenangkan pikiran.
Tenangkan dirimu, lakukan apapun kecuali menyerah.
Lelahmu hari ini pasti akan berbuah manis di masa mendatang...
Jangan memaksakan diri ya, ingat istirahat penting.
Nyerah gak boleh, tapi istirahat boleh banget....
SEMANGAT!!!
.
.
-A.Maira

Rabu, 07 Oktober 2020

puisi tema kenangan_A.Maira

BUKAN

karya A. Maira

 

Bukan,bukan cahaya sang surya yang membuatku rindu
Sebab sesungguhnya ia selalu ada dihari-hariku
Sesungguhnya aku tak ingin mengulang masa itu
Masa dimana kau beri bahagia disetiap senjaku
Lalu kau tinggalkan segores luka
Kini aku tau, Aku memang bukan tujuanmu
Dimasa itu kita merajut suka dan duka bersama
Tapi mengapa kini luka yang ku dapat
Salahkah aku? Ku hanya ingin kau yang dulu
Bukan, bukan mengulang masa itu!
Tapi melanjutkan kisah lama yang membawa kita pada rasa nyaman
Sekian terimakasih, atas luka dan kenangan.

.

.
.
.
.
.

kalau bicara soal rasa, aku memang bukan pakarnya. Apa lagi bicara soal cinta, hmmmm tak ada apa-apanya. namun hati terkadang memberontak untuk bersuara tentang luasnya samudra. beranjak dari sini dan bangkit untuk maju, di depan masih banyak peraduan, masih banyak tempat yang belum sempat di jajaki. Mari berproses, hidupkan semangat yang sempat luntur.

 

Pergi bersama senja

Dibalik senyum yang tenang, wajah yang sayu

Tersimpan berjuta resah dan ragu

Bukankah sudah ku bilang, rasa ini berkehendak menyatu

Kau justru lebih memilih membatu,

Kemarin kau katakan bahwa kau bagian dari diriku.

Kau tempat berbagi mimpi, namun kini kau ikut tenggelam bersama sang senja.

Bercerita tentang rasa, bersua tentang suka.

Kini duka yang terasa,

Entah kemana kau di bawa sang senja apakah akan selamanya kau tenggelam di dalam sana?

Atau kan kembali bersama mimpi-mimpi yang lalu?

Senja mengajarkanku, bahwa yang ingin di pertahankan pun akan pergi jika telah tiba waktunya.

Kini berterimakasih pada senja,hanya itu yang ku bisa.. 

Rumah ternyaman - A. Maira

Video : pinterest Ketika matahari mulai menampakkan wajahnya, aku hanya tersenyum. Menikmati indahnya hari yang cerah. Kucoba menyusuri jala...