Video : pinterest
Ketika matahari mulai menampakkan wajahnya, aku hanya tersenyum.
Menikmati indahnya hari yang cerah.
Kucoba menyusuri jalan yang ramai oleh lalu-lalang kendaraan.
Ku langkahkan kakiku, sembari bersenandung.
Terlihat seorang pria sedang berdiri di ujung jalan dengan memegang sepedanya.
Dia nampak kebingungan, menengok ke kiri dan kanan.
Aku bahkan mengikuti arah pandangannya, namun nihil.
Aku tak melihat hal spesial di sana.
Terkadang aku berharap ada seseorang yang mencari ku.
Bukan mencari karena aku hilang, namun mencari ku karena Ia merindukanku.
Mustahil, andai pria itu mencari ku.
Mungkin aku akan segera berlari menghampirinya.
Namun nyatanya saat dia menghadap ke arahku, ia justru segera memalingkan wajahnya.
Ya, dia seseorang yang ku kenal.
Ternyata itu adalah dia yang selama ini selalu ku rindu.
Namun sayang rinduku seakan tak pernah terbalas.
Dia pergi kembali menyusuri jalan dengan sepedanya.
Dan aku? Aku bergegas pergi dan berusaha mencari hal spesial yang patut untuk di cari.
Bukan lagi tentang dia, bukan lagi tentang rindu.
Tapi, tentang hati yang butuh tempat untuk kembali.
Menyusuri jalan sembari mencari rumah ternyaman untuk menetap.
Semoga rumah ternyaman itu segera kutemukan.
Semoga aku segera bisa kembali, tak lagi berjalan sendiri.
-A. Maira
